Janji yang Belum Ditepati

Dear kamu,

Maafkan saya hari ini dan kemarin. Saya yang kemarin tidak sempat menepati janji untuk bertemu di suatu tempat berdua. Tempat yang terdiri dari laut, langit dan barisan kapal seperti yang saya janjikan. Tempat itu sebelumnya pernah saya tawarkan karena kamu pasti menyukainya, saya tahu itu.
Tentu saya tahu karena saya telah mengenalmu selama setahun ini. Kamu pasti menyukai laut dan beberapa kapal perang yang kebetulan singgah di dermaga kapal kota kita ini. Saya janji mengajakmu untuk berkunjung kesana, tapi tidak menepatinya.

Dermaga kapal
Dermaga kapal

Saya punya alasan ketika tidak menepati janji denganmu kemarin. Satu hari sebelum kita bertemu ternyata mamaku meminta untuk berkunjung kesana juga bersama keluarga yang lain. Saya tidak dapat menolak karena ini permintaan orang tuaku, tapi saya juga sangat merasa bersalah karena harus membatalkan janji denganmu. Kamu pasti tahu, menghabiskan waktu bersama dengan orang tuaku sudah sangat jarang sekali. Orang tuaku tergolong sibuk karena waktu kerja mulai dari pagi hari sampai sore hari. Kebetulan waktu itu sedang libur dan ingin dimanfaatkan dengan jalan-jalan keluaga bersama. Terlebih papa-mamaku umurnya sudah tidak muda lagi, raganya sudah tidak kuat juga. Saya ingin memanfaatkan waktu kosong untuk bisa bersama dengan mereka. Jarang sekali mamaku mengajak untuk jalan-jalan keluarga begini. Mungkin karena beliau sadar kalau dirinya sangat sibuk dengan pekerjaan.

Tapi, alasan-alasan yang saya uraikan melalui surat ini tetap tidak bisa membenarkan pembatalan janji kita. Saya masih harus dikategorikan salah. Sangat salah. Saya belum mampu mengajakmu untuk ikut berjalan bersama keluargaku. Seharusnya saya mengajakmu juga kesana, mengajakmu menghabiskan waktu bersama keluarga yang telah membesarkanku di dunia. Kesalahanku ini pasti telah membuatmu sangat kecewa karena telah memberikan harapan yang palsu.

Maafkan kesalahanku yang kemarin dan hari ini. Semoga kamu memaafkannya dan masih mau menerima janji-janjiku yang lain, yang nantinya pasti akan ku tepati. Saya janji akan (coba) menepati janji-janjiku selanjutnya.

Tertanda

Orang yang (pernah) tidak  menepati janji


Dapatkan surat cinta lainnya langsung di akun LINE kalian. Klik gambar dibawah ini

Social media di makassar

Komentar

comments

9 thoughts on “Janji yang Belum Ditepati

  1. ade anita Reply

    semoga dimaafin deh.. tapi lain kalo coba berusaha untuk tepat janji. (hehehe nasehat sotoy). btw… ini sudah hari ke berapa proyek nulis 30 harinya?

    • Dimas Prakoso Post authorReply

      Siap! Makasih nasihatnya yang nggak sotoy. Proyek 30 hari menulis surat cinta sebenarnya sudah selesai, tapi kalau buat surat cinta tetap dimasukkan ke tag #30hariMenulisSuratCinta supaya menjadi kumpulan surat cinta diluar proyek.

Leave a Reply

Your email address will not be published.