Jas Hujan Merah Jambu

Selamat malam, Cantik..

Apa kabarmu disana? Apakah masih berwujud perempuan yang selalu memiliki senyum yang menenangkan, diantara kedua pipimu yang menggemaskan? Semoga saja iya. Didalam pikiranku, wujudmu yang ini selalu mengganggu. Ah, saya tidak suka jika diganggu seperti ini. Terlebih jika kamu tidak ada disini, disampingku.

Saat ini hujan sedang turun dengan sangat derasnya diatas atap rumahku. Apakah diatap rumahmu juga? Jika iya, satu hal yang ingin kulakukan saat ini adalah memegang tanganmu. Menurutku tanganmu hangat, sumber hangat yang baik tanpa mampu membuat tanganku terluka bakar atau melepuh. Hangatnya sangat pas. Hujan selalu mampu membangkitkan bayanganmu didalam pikiranku. Terlebih jika kamu jauh dan tidak disampingku, Cantik.

Sejak hujan turun, tiba-tiba juga pikiranku tertuju pada jas hujan warna merah jambumu. Kondisinya sedang tidak menyehatkan. Jas hujan ini sedang mengalami penurunan kualitas fungsi. Robek disana-sini sudah membuat dirimu basah disetiap kali kamu memakainya. Hampir sama seperti tidak memakai jas hujan. Siapakah lelaki yang sangat tega melihatmu kebasahan disetiap kamu menerobos hujan? Tolong marahi dia! Katakan, kalau kamu perlu dijaga, bukan dibuat basah! Ingatkan dia untuk membuatmu teristimewakan. Sesungguhnya saya juga marah dan malu karena telah membuatmu menerima dinginnya hujan melalui sela-sela robekan jas hujan warna merah jambumu, Cantik. Maafkan saya…

Kumpulan surat cinta

Jika robeknya jas hujan adalah bentuk kesalahan, maka saat ini saya sedang memperbaiki kesalahan yang ada pada jas hujan itu. Dengan modal kamar pribadiku, lem lilin, lilin, korek, dan sifat sok bisa memperbaiki barang yang rusak, saya pun coba memperbaiki jas hujanmu yang robek. Saya mencoba dengan pengetahuan seadanya, dan tanpa harus nge-googling atau nge-youtube untuk mencari “tutorial cara menambal jas hujan yang robek”. Saya cuma mencoba mengasah insting sebagai ayah yang harus serba bisa dan mampu diandalkan didepan keluargaku nantinya. Karena suatu saat saya akan menghadapi bukan hanya jas hujan yang robek saja, mungkin atap rumah yang bocor, cat dinding yang sudah kusam, dan permasalahan tentang rumah juga menjadi tanggung jawab sang kepala rumah tangga.

Kurang dari 30 menit jas hujan warna merah jambumu kini telah kuperbaiki. Semua robek yang ada disisi bahu kiri dan kanan kini tak akan ditembus oleh air hujan lagi. Saya sudah merekatkannya kembali kedua sisi kain jas hujan yang terpisah. Kerjaku cepat, bukan? Kerjaku cepat, tapi belum tentu berarti rapi. Hahahaha.. Tangan terampil ini masih dalam level pemula, sehingga tambalan yang berada pada jas hujan juga masih sedikit berantakan. Tenanglah, Cantik.. Jas hujan ini sudah dalam tahap siap tempur dengan hujan yang deras sekalipun. Tidak ada lagi air hujan yang mampu menyelinap dan menyentuh bajumu jika telah menggunakan jas hujan ini. Jas hujan ini juga adalah perwakilan untuk bisa memelukmu, menghindari dan menjaga suhu tubuhmu agar tidak kedinginan karena hujan.

Apakah kamu tahu kalau jas hujan warna merah jambu ini adalah salah satu bentuk perwakilan dari kehadiranmu saat ini? Ya, jas hujan ini adalah suatu bentuk perwakilan dirimu malam ini, Cantik. Melihat jas hujan ini sama saja seperti melihat dirimu hadir disekitarku. Saat ini saya tidak bisa merawatmu secara dekat, jadi mungkin dengan merawat jas hujan ini saya bisa merawatmu juga secara tidak langsung. Kita memang sedang berjauhan secara fisik, namun di dalam pikiran kita sangatlah dekat. Iya, termasuk pada malam ini, Cantik.

Sekarang jas hujanmu sudah bagus dan berfungsi kembali. Jadi, kapan kita bisa hujan-hujanan berdua lagi?

Tertanda

Lelaki yang senang berhujan-hujanan denganmu


Dapatkan info seputar Makassar lainnya langsung di akun LINE kalian. Klik gambar dibawah ini

Social media di makassar

Komentar

comments

2 thoughts on “Jas Hujan Merah Jambu

Leave a Reply

Your email address will not be published.