Kata Diakhir Acara

Dear @PenyalaMakassar.

Malam ini, baju kita sudah tak seputih pagi hari lagi. Mereka sudah berwarna kecoklatan atau bahkan kehitaman. Sedikit menyatu dengan debu-debu di karpet biru. Karpet yang menjadi panggung kita di hari minggu ini bersama Penyala Makassar yang lain.

Saya masih mengingat dengan sangat kuat setiap waktu yang kita lalui hari ini. Kita sedikit kebingungan dengan kegiatan yang kurang tersistem rapi. Kita mencari kesibukan dengan menyaksikan anak-anak bercerita dengan berbagai gaya yang membuat tertawa geli. Kita juga mencari cara untuk mengistirahatkan diri dengan segala media pembantu yang tersedia, menundukkan kepala di atas kardus, misalnya. Iya, saya masih mengingat segala ekspresi hari ini. Semua masih tersusun rapi ketika kupejamkan sejenak mata yang seharian bekerja.

Suasana Packing buku-buku hasil donasi Pack Your Spirit
Suasana Packing buku-buku hasil donasi Pack Your Spirit

Kalian telah bekerja keras, teman-teman. Mulai dari sebulan yang lalu, disaat kita mulai menyusun konsep acara, melakukan sosialisasi, sampai hari ini acara telah selesai. Mungkin semua tak se-ideal konsep kita, tapi kita telah berusaha. Kalaupun ini sangat jauh dari konsep ideal yang ada di pikiran kita, saya meminta maaf. Saya mungkin salah satu produk gagal dari kepemimpinan. Tapi, saya sangat bangga telah bekerja sama dengan kalian. Sangat-sangat bangga.

Saya sangat bangga mengenal orang-orang yang bekerja keras. Saya sangat bangga mengenal orang-orang yang teliti. Dan, saya sangat bangga mengenal orang-orang yang tidak berpikir “kenapa saya terus yang disuruh”, gaya berpikir yang dulu pernah ku temui. Saya bangga mengenal dan bisa sedikit dewasa di antara kalian.

Terima kasih untuk segala tenaga, waktu dan pikiran yang telah disumbangkan pada kegiatan kita. Tanpa kalian, mungkin kegiatan kita tidak semeriah hari ini. Tidak di penuhi oleh tawa anak, buku, dan orang-orang baru yang kini menjadi Penyala. Ini berkat kalian, teman-teman. Ini berkat kerja keras kalian sebulan terakhir.

Satu hal yang saya dapatkan dari hari ini. Disaat orang lain sedang bicara, kita telah melakukan aksi nyata. Sederhana, hanya donasi buku ke penempatan Pengajar Muda dan kita akan selalu dikenal sebagai Penyala. Mari kita meneriakkan sekali lagi, “hari ini Makassar telah Menyala!”

Penyala Makassar
Penyala Makassar

Tertanda
Dimas dan “Saya Penyala”

Komentar

comments

6 thoughts on “Kata Diakhir Acara

    • Dimas Prakosooo Post authorReply

      Terima kasih, Fan. Fani lebih hebat kemarin. :)

    • Dimas Prakosooo Post authorReply

      Terima kasih, dede’. Terima kasih menjadi orang yang pertama sewaktu pagi. :)

    • Dimas Prakosooo Post authorReply

      Terima kasih, Ummi. :)
      Aktifasi blognya juga dong. Jangan cuma di sembunyikan di note FB saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published.