Konsistensi si Merpati

Sore ini saya melihat sepasang Merpati yang sedang menikmati butiran jagung dari pemiliknya, dia tidak lain adalah anak kecil yang senang memelihara Merpati. Pasangan Merpati tersebut bulunya berwarna putih bersih tanpa sentuhan warna lain di bulunya itu. Seolah mereka terlahir di dunia ini telah berjanjian akan mengenakan bulu apa nanti di dunia, seperti sepasang remaja yang sering terlihat di pusat perbelanjaan di kota-kota besar, mengenakan baju couple berjalan berdua. Merpati adalah binatang yang paling setia dengan pasangannya, menurut anak tersebut, tapi saya tidak percaya dengan pernyataan si anak.

Merpati tidak ingkar janji

Tidak lama kemudian terlihat terbang seekor Merpati kemari, jantan lain yang biasanya ikut memakan jagung yang dilemparkan si anak kecil untuk sepasang Merpati  tadi. Merpati itu berwarna putih namun sayapnya berwarna hitam, seperti mengenakan rompi Merpati yang ini. Dia kemudian bercerita bahwa burung Merpati tersebut telah lebih dari 2 minggu mampir kemari untuk merayu si Merpati betina tersebut. Terbang, bertengger, dan mencari makan bersama menjadi hal yang tetap dilakukan antara kedua Merpati putih itu. mencari perhatian pun juga tak pernah lupa dilakukan oleh si Merpati sayap hitam itu. Sekarang Merpati-merpati tersebut jadi sering terlihat terbang, bertengger, dan mencari makan bersama meskipun Si jantan  sayap  hitam itu tetap menjaga jarak. Merpati betina tetap terlihat mengacuhkan saja si Merpati jantan tersebut dan tetap bersama dengan Merpati pasangannya.

Merpati tidak ingkar janji

Suatu saat pasangan si betina tersebut dikurung karena kakinya luka akibat terikat benang layang-layang anak-anak yang main dilapangan. Si jantan dikurung lebih sebulan lamanya karena pemiliknya keluar kota, sehingga yang merawat hanyalah tetangganya. Sepulang dari luar kota dia melihat si betina itu hanya bertengger diatas sangkar si jantan, pasangannya. Merpati jantan yang bersayap  hitam pun masih bertengger disisi lain kandang tersebut. Ketiga Merpati tersebut masih tetap konsisten dengan pasangannya tapi, apakah Merpati sayap  hitam juga  bisa saya katakan konsisten? dia kan tidak punya pasangan atau lebih tepatnya sedang berusaha mendapat pasangan.

Setelah melihat dan mendengarkan cerita pemilik Merpati tersebut saya percaya bahwa Merpati adalah binatang yang paling setia dengan pasangannya. Setia dengan pasangannya, melihat pasangan Merpati putih tersebut. Setia pula dengan yang bukan pasangannya, melihat prilaku Merpati bersayap  hitam.

Merpati tidak ingkar janji

Akhirnya saya bisa melihat arti konsistensi dari dua sisi yang berbeda. Konsistensi terhadap pasangan, saat ketika kita telah memiliki pasangan dan kita tetap tidak tergoda dengan yang menghampiri kita. Saya terkadang melihat, jika pasangannya sedang tak ada disampingnya maka dia akan mencari sosok yang lain untuk menutupi kekosongan posisi si pasangan yang pergi, dan Merpati betina itu tidak begitu. Dia masih setia disamping kandang si pejantan yang terkurung karena sakit, itu yang saya artikan konsistensi.

Merpati tidak ingkar janji

Konsistensi yang kedua tentang Merpati sayap hitam. Konsistensi untuk sisi yang ini agak sedikit ribet. Konsistensi terhadap tujuan yang sebenarnya tujuan itu pun sangatlah tidak jelas, karena dia konsisten terhadap pasangan merpati yang lain. Memilih menjadi sosok yang selalu membayangi sebuah pasangan yang telah saling memiliki. Dia sadar bahwa menjadi sosok yang selalu hadir ditiap kepakan sayap sepasang Merpati yang saling cinta itu tidak mudah dan itulah konsistensi yang saya maksud. Seperti masih mencari cela dari dua pasang sayap yang menyatu sekali lagi itulah konsistensi.


Dapatkan info seputar Makassar lainnya langsung di akun LINE kalian. Klik gambar dibawah ini

Social media di makassar

Komentar

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.