Kamu Bagian Didalam Rencana

Kamu Bagian Didalam Rencana

Selamat malam, kamu

Maaf baru sempat menyapamu kembali melalui surat elektronik ini. Seminggu terakhir Mas sedang sibuk dengan beberapa pekerjaan yang menumpuk. Jika kamu ingin cemburu dengan pekerjaanku silahkan,  Itu hakmu. Mas tidak keberatan, tapi Mas akan keberatan jika surat ini tidak kamu balas secepatnya. Hak ku adalah ingin mendapatkan perhatianmu, meski jauh. Read more

Selamat Panjang Umur, Cantik

Selamat Panjang Umur, Cantik

Selamat malam, cantik.

Tidak terasa kita berdua bisa bertemu kembali pada tanggal 31 Agustus. Bertemu langsung pada pagi hari tadi di tempatmu bekerja dengan perasaan senang, jengkel, dan tentu saja kangen yang telah menjadi satu.

Tolong jangan tanyakan ke saya “kenapa bisa merasakan senang, jengkel dan kangen secara sekaligus?” Read more

Menjauhlah!

Menjauhlah!

Dear Kamu!

Cukup! Saya sudah tidak tahan untuk bersembunyi lagi. Rasa yang kamu berikan ini sedang pada masa-masa kritisnya. Selama beberapa waktu kemarin saya adalah gunung berapi yang non aktif, tapi tidak lagi untuk sekarang. Dulu saya adalah seorang lelaki pendiam, yang menikmati semesta ini dengan apa adanya. Tapi, saya kini telah berubah menjadi seperti gunung berapi yang sedang bergejolak. Ada bagian dari inti kehidupan ini yang membuatku ingin bereaksi hebat seperti ingin meledak pada beberapa waktu kedepan. Inti kehidupan itu ku namakan hati. Hatiku sedang menunjukkan sifat alaminya, dan semua itu karena kamu! Read more

Terima Kasih Telah Kembali

Terima Kasih Telah Kembali

Selamat malam, cantik.

Apakah kamu telah sampai pada tempat tidur berwarna merah jambu milikmu? Setelah berhujan-hujanan malam ini, sepertinya dirimu perlu istirahat.

Malam ini ingin kusampaikan satu hal sederhana yang telah membuatku bahagia. Tolong jangan beri tahu siapa-siapa, yah. Ingat, ini adalah rahasia kita. Read more

Tertanda, yang Memperhatikanmu dari Kejauhan

Tertanda, yang Memperhatikanmu dari Kejauhan

Hay, kamu…

Senyum dong! Aku dari tadi memperhatikanmu dari kejauhan. Apa yang sedang kamu lakukan sekarang di depan ruangan dosen? Dari tadi kuperhatikan kamu kelihatan gelisah sekali disana. Setiap 10 menit kamu merubah gaya duduk – berdiri – melihat ke dalam ruangan dosen. Siklusmu begitu terus. Siklus gerakanmu sampai kuhapal dari kejauhan.
Read more

Salim Jauh,  Anak Muridmu yang Kembali

Salim Jauh, Anak Muridmu yang Kembali

Selamat pagi, ibu

Perkenalkan, aku adalah salah satu teman lelaki dari anak perempuan keduamu, bu. Aku juga adalah salah satu muridmu ketika masih berada di SMP saat 10 tahun yang lalu. Tidak menyangka aku bisa bertemu denganmu lagi, bu. Engkau masih menjadi guru favoritku hingga saat ini. Guru yang menumbuhkan minat menulisku sejak dini. Read more