Tertanda, yang Memperhatikanmu dari Kejauhan

Hay, kamu…

Senyum dong! Aku dari tadi memperhatikanmu dari kejauhan. Apa yang sedang kamu lakukan sekarang di depan ruangan dosen? Dari tadi kuperhatikan kamu kelihatan gelisah sekali disana. Setiap 10 menit kamu merubah gaya duduk – berdiri – melihat ke dalam ruangan dosen. Siklusmu begitu terus. Siklus gerakanmu sampai kuhapal dari kejauhan.

memang selalu mampu mencuri perhatianku, bahkan dari kejauhan.

Oh iya, aku baru ingat kalau sekarang adalah jadwal pembimbingmu mengajar. Apakah dosen tua itu masih juga menggantung skripsimu, cantik? Hebat sekali dosen itu, yah. Dia selalu mampu mencari cara untuk membuatmu gelisah, dan mengambil senyuman indahmu setiap hari. Membuatmu menunggu, namun tidak ingin bertemu. Membuat janji. tapi tidak menepati. Dasar lelaki!

Kumpulan surat cinta

Tenanglah, cantik. Tidak semua lelaki ingin melihatmu gelisah dalam menunggu, dan cemberut dalam ketidak pastian. Siang ini, jika 15 menit lagi dosen pembimbingmu itu tidak datang, aku ingin menawarkanmu kepastian. Aku ingin menawarkanmu teman cerita untuk dijadikan tempat mengeluh dari ketidak pastian pembimbingmu hari ini, dua porsi menu makan siang, dan dua porsi lemon tea. Jika kulihat dari kejauhan, sepertinya kamu butuh mengisi tenaga dan mengisi semangat kembali. Ayo kita ketemu di depan ruangan FIS 108, 15 menit kemudian. Kita makan siang di kantin. Biarkan kubantu untuk mengembalikan senyum indahmu sesaat lagi. Kebetulan siang ini aku sedang kosong juga, kita menunggu dosen pembimbing yang sama soalnya. Hihihi…

Tertanda,

yang memperhatikanmu dari kejauhan

*surat ini dikirim melalui rentetan pesan whatsapp di nomer kontaknya yang masih tersimpan*


Dapatkan info seputar Makassar lainnya langsung di akun LINE kalian. Klik gambar dibawah ini

Social media di makassar

Komentar

comments

Leave a Reply