Ayo Piknik (lagi)

Dear teman piknik(ku)

Saya masih mengingat tentang kegiatan yang telah kita lakukan untuk menghabiskan sore. Kita duduk di atas rumput hijau dengan ditemani perlengkapan piknik dari rumah. Bekal piknik itu terdiri dari 2 buah wadah berisi nasi dan ayam goreng, 1 buah wadah berisi sayur warna warni, dan 1 buah wadah berisi sambel yang wadahnya lebih kecil dibandingkan wadah lainnya. Kita juga membawa botol minuman isi ulang sendiri. Ini tentunya penerapan pola hidup yang ramah dengan lingkungan. Dan, saya mendapatkan teman yang tepat. Kau tipe orang yang senang berpetualang. Tipe yang senang mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi. Sedangkan saya juga tipe orang yang sama. Kesamaan yang lain adalah kita belum punya teman perjalanan yang tetap.

Sekarang, biarkan kemarin menjadi perjalanan pertama. Saya punya rencana perjalanan selanjutnya. Adakah waktumu di minggu ini? Bagaimana kalau salah satu hari di minggu ini kita pergi ke pantai? Masih dengan rencana piknik tentunya. Kita mungkin bisa memilih salah satu nama pantai yang berada tidak jauh dari kota ini. Pilihannya tentu tidak sulit karena kota kita berada di daerah bahari. Kalau kau punya pantai yang ingin dikunjungi segeralah balas email ini. Nama pantai yang kau rekomendasikan itu akan menjadi prioritas utama dalam nama-nama pantai yang akan kita kunjungi. Tujuanmu tentu memiliki kualitas tempat yang jauh dari standar penilaianku, ini alasannya saya senang berjalan denganmu.

Semoga kau membalas email ini secepatnya. Kurang dari tiga minggu kedepan saya akan pergi bersama keluargaku ke luar provinsi. Saya akan kembali ke kota bapak dan ibuku di besarkan. Sudah lama sekali saya tidak pulang kerumah keluarga jauh ku itu. Kunjungan terakhir kira-kira sewaktu saya masih berseragam putih-biru. Hampir genap sembilan tahun saya tidak melihat mereka. Mungkin saya akan menghabiskan dua minggu disana. Oleh karena itulah, sebelum pulang saya ingin menghabiskan waktu lagi denganmu di pantai.

Saya ingin piknik dengan melihat sore sambil memakan bekal buatanmu. Tidak perlu membawa menu yang agak berat. Cukup roti isi saja untuk menemani sore kita nanti. Memakan bekal bawaanmu dengan duduk diatas bendungan, bermandikan matahari sore, sambil menikmati angin-angin pantai. Saya sudah siap dengan kulit cokelat yang akan menjadi hasil dari menghabiskan sore di pantai. Saya juga sudah siap untuk jatuh cinta lebih dalam kembali. Kutunggu rekomendasi pantaimu untuk berpiknik, segera.

Tertanda
Teman piknik(mu)


Dapatkan info seputar Makassar lainnya langsung di akun LINE kalian. Klik gambar dibawah ini

Social media di makassar

Komentar

comments

2 thoughts on “Ayo Piknik (lagi)

  1. Chickp Reply

    Wah, senang sekali punya teman piknik seperti kamu.. Andai aku juga punya.. :)

    Btw, konsisten ya pake ‘saya’ atau ‘aku’ dalam satu tulisan.

    • admin Post authorReply

      Saya malah merasa menjadi cowok yang beruntung karena masih bisa ketemu cewek yang mau diajak kencan dengan cara piknik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.