Dear Perempuan Pemilik Senyum

Dear perempuan pemilik senyum

Kemarin kita ketemu secara tidak sengaja. Dalam satu acara sosial untuk menolong korban banjir di kota. Kau datang dengan kedinginan diposkoku. Anaehnya cuaca dingin yang hadir melalui cela pintu malah berubah menjadi hangat dengan senyum sapamu. Kau siapa? Bahkan nama saja tidak kau tinggalkan. Bolehkah ku memanggilmu perempuan tanpa nama? Atau mungkin perempuan pemilik senyum saja untuk lebih mengakrabkan.

Sekarang sudah ku tahu kalau kau memiliki nama atau sapaan formal dari temanmu. Akun facebook ku juga telah kau konfirmasi pertemanan. Mari kita memulai bercerita tentang alasan hadirnya message facebook ini. Senyummu saat datang diacara sosial kemarin sebenarnya telah memberikan bekas di ingatan pendek ku. Saya tipe yang susah mengingat orang asing, bisa mengingatmu dengan mudah. Mengingatmu dengan balutan kaos hitam dengan tulisan volunteer yang berwarna kuning, sungguh mencolok dan menarik perhatianku sebagai korban. Jilbab yang kau kenakan menyatu dengan jaket cardigan yang membungkus badanmu. Cara berbusana yang biasa menurutku. Ini gaya khas seorang mahasiswa. Simple untuk kemana-mana. Satu hal yang berbeda disini, senyummu. Ramah, hangat, dan mudah untuk diingat. Hey.. kenapa kembali membahas senyummu?

Bisakah kau si perempuan pemilik senyum untuk membagi waktunya sedikit untuk bercerita? Menikmati kopi bersama mungkin bisa menjadi pilihan yang bagus. Bukan! Ini bukan ajakan kencan! Tapi, terserahlah akan diartikan apa ajakan ini. Bagaimana jika di akhir minggu ini? Tolong tinggalkan konfirmasi ajakan ini di inbox ku.

Tertanda
Pria posko


Dapatkan surat cinta lainnya langsung di akun LINE kalian. Klik gambar dibawah ini

Social media di makassar

Komentar

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.