Menyapa Tanpa Bicara

Bagaimana kabarmu? Belakangan ini kita jarang ketemu lagi. Kita sekarang hanya memiliki satu waktu saja dalam seminggu. Mungkin ini dampak dari sudah mulai tenggelamnya kita dalam dunia masing-masing. Rutinitas pekerjaan yang mulai berbeda dari tahun sebelumnya.

Saya masih ingat dulu, ketika kita tenggelam dalam satu rutinitas pekerjaan yang sama. Kita menghabiskan waktu berjam-jam untuk saling bertanya, dan saling meringankan pekerjaan satu sama lain. Masing-masing hanya berbekal nasi bungkus, jajanan khas untuk kantong-kantong mahasiswa seperti kita. Amunisi untuk rutinitas kampus yang berbau formal dan non formal. Di dalam ruang kuliah dan diluar ruang kuliah. Kita dulu adalah penggerak dalam sebuah rumah yang dijadikan fondasi kegiatan. Tapi, semua itu adalah dulu. Bukan lagi “aku”.

Saya mencoba pindah ketempat lain agar sedikit meluaskan sudut pandang ini. Mencoba seperti senter, bergerak agak menjauh agar melihat tempat gelap yang tak pernah kulihat. Membuka akun social media lain agar mencoba melupakan sebuah kehidupan sebelumnya. Tapi, ternyata tidak mudah. Semua hanya bertahan dalam hitungan minggu saja. Di kehidupan yang baru semua kegiatan mensyaratkan agar dipantau pada sosial media ini. Facebook lagi. Alhasil ini seperti “gagal move on”, kata anak muda zaman sekarang.

Stalking Mantan

Alasannya sederhana, profil picturemu selalu hadir di timeline facebook ku. Kenapa gambarmu sering hadir dalam timelineku?

Dear programer facebook, “apa arti dari foto akun-akun yang hadir dalam kotak list friend di timeline facebook ku?, apakah mereka adalah perwujudan dari seseorang yang sering stalking facebook ku?”

Iya, sempatku berpikir kalau foto akun-akun yang hadir dalam kotak list friend di timeline adalah perwujudan dari seseorang yang sering stalking facebook ku. Mereka adalah orang-orang yang senang mencari kabar secara diam-diam. Menunggu update-an status, upload-an foto dan segala aktifitas yang dilakukan. Dan, salah satu orang yang gambarnya ada beberapa hari ini adalah kau. Orang yang jarang kutemui dan hanya bisa berinteraksi hanya sekali dalam seminggu. Mungkinkah kau menghabiskan sisa 6 hari dari waktu yang kau [unya untuk mencari kabar di akun ini, entahlah. Yang pasti profil picture facebook mu telah menyapa dalam diam di timeline ku. Kau menyapa tanpa bicara.

Komentar

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.