Bassang Milo, Inovasi Bassang Kekinian

Bassang Milo, Inovasi Bassang Kekinian

Bassang Milo, Inovasi Bassang Kekinian – Ada banyak menu makanan yang bisa kalian temukan di Makassar. Mulai dari yang tradisional hingga menu makanan modern. Mulai menu makanan yang pas untuk sarapan hingga menu yang bisa memuaskan kalian untuk makan malam.

Bassang Milo Makassar, Inovasi Bassang Kekinian

Jika kemarin saya telah mengenalkan salah satu tempat berwisata kuliner untuk sarapan saat kalian liburan di Makassar yaitu Coto Makassar Tinggi Mae. Kali ini saya akan mengenalkan makanan khas makassar yang pas untuk sarapan tapi telah mendapatkan sentuhan selera modern. Nama makanan ini adalah bassang milo dari Bassang Yosda.

Bassang adalah makanan tradisional khas Makassar yang bentuknya seperti bubur dan terbuat dari jagung, santan, dan diberikan sesendok gula pasir diatasnya. Bassang rasanya lebih cenderung manis, mungkin karena rasa manis dan ada kandungan karbohidrat dari jagungnya sehingga makanan ini sangat pas dinikmati untuk sarapan.

Salah satu jajanan tradisional saat pagi yang mulai jarang kalian temui di Makassar. Sebelumnya saya juga sudah pernah membahas Bassang Bhayangkara yang sudah berjualan dari tahun 90an.

BACA JUGA: Wisata Kuliner Bili-bili; Wajib Kesini

Nah, sekarang ini saya ingin mengenalkan kalian dengan bassang milo dari Warung Bassang Yosda. Warung Bassang Yosda ini sudah berdiri dari 40 tahun lalu atau pada tahun 70an, dan sekarang sudah dikelola oleh dua generasi.

Sekarang warung ini dikelola oleh pak Kadir, beliau melanjutkan usaha jualan bassang ini dari ayahnya. Menu bassang milo sendiri baru hadir pada generasi kedua saat dikelola oleh pak Kadir. Awalnya kombinasi bassang dan milo bubuk ada karena pelanggan Warung Bassang Yosda suka menambahkan milo disetiap porsi bassang yang disajikan oleh pak Kadir. Pelanggan tersebut adalah anak-anak SD yang bersekolah di sekitar Warung Bassang Yosda.

Warung Bassang Yosda milik pak Kadir ini menawarkan tiga varian rasa bassang: bassang rasa original (menggunakan taburan gula pasir), bassang milo (menggunakan taburan milo bubuk), dan bassang susu (menggunakan susu kental manis). Rasa manis pada bassang tetap menjadi andalan pada bassang disini, namun sumber rasa manisnya lebih bervariasi. Saat saya mengunjungi Warung Bassang Yosda, saya memesan menu bassang milo.

BACA JUGA: Coto Mangkasara Tinggi Mae Sejak 1978

Saya penasaran dengan menu ini dan ternyata tidak mengecewakan. Butiran jagungnya terasa pas saat berkombinasi dengan kuah santan kelapa manis yang hangat, yang telah bercampur dengan milo bubuk.

Rasanya sama seperti makan makanan sereal yang ada di iklan televisi pada hari minggu pagi. Bedanya ini adalah cita rasa tradisional Makassar. Bassang adalah menu yang pas untuk sarapan sehingga kalian sebaiknya menikmati bassang buatan pak Kadir ini dalam kondisi masih hangat.

Jika seporsi bubur bassang masih dirasa kurang cukup mengisi lambung kalian saat pagi, kalian bisa memesan beberapa porsi sesuai kemampuan masing-masing.

Jangan takut dengan masalah harganya. Seporsi bassang rasa original bisa kalian dapatkan dengan harga Rp. 4000, sedangkan bassang milo dan bassang susu harganya Rp. 6000. Harga yang sangat murah sebagai menu sarapan yang sudah jarang ditemui lagi  di Makassar.

Bassang Milo Makassar, Inovasi Bassang Kekinian

Kalian hanya bisa menemukan Warung Bassang Yosda di jalan Yos Sudarso, Makassar (sebelum trowongan jalan Tol Reformasi). Warungnya berada disebelah kiri jalan, dengan tenda kecil berwarna biru bertuliskan “Nikmati Kuliner Khas Kota Makassar – Bassang Yosda”. Silahkan ajak teman dan keluarga kalian kesini jika sedang berliburan di Makassar.

BACA JUGA: Pallubasa Onta, Makanan Khas Makassar yang Layak Dicoba

Tidak sedikit penjual makanan tradisional seperti bassang ini harus gulung tikar karena kurangnya peminat dan tidak mendapatkan hati calon customer baru mereka.

Mari kita sama-sama melestarikan makanan tradisional khas Makassar yang bernama bassang supaya bassang tidak hilang oleh zaman, dan masih bisa dinikmati oleh anak cucu kita nantinya.

10 Tempat Wisata di Makassar yang Wajib Kalian Kunjungi

Tempat wisata di Makassar - pulau lae-lae headers

10 Tempat Wisata di Makassar yang Wajib Kalian Kunjungi – Makassar adalah salah satu kota yang padat, kota dengan segala aktivitas ekonomi yang lumayan maju dan bertumbuh. Salah satunya, jumlah mall yang kian bertambah membuat kota ini semakin tercermin sebagai kota metropolis. Semakin tumbuh perekonomian, semakin banyak pula gedung-gedung yang berjejer dan menjulang.

Yup, secara langsung membuat aktivitas masyarakat disibukkan dengan rutinitas kerja dan usaha buat mengumpulkan pundi-pundi. Untuk itu banyak diantara kita yang butuh tempat liburan yang tidak memerlukan banyak persiapan dan waktu yang cukup panjang. Kita akan mengintip tempat apa saja yang keren di Makassar. Jangan salah, Makassar adalah tempat yang ajaib.

Dibalik kesan kota besar yang padat bangunan modern, Makassar menyimpan sejuta pesona dengan tempat-tempat wisata yang tetap tampak eksotis, jadi buat kalian yang berada di luar Makassar tidak usah ragu untuk mencoba destinasi wisata di kota ini.

Berikut tempat-tempat wisata yang ada di Makassar dan bisa jadi rekomendasi buat kalian untuk menghabiskan waktu luang!

10 Tempat Wisata di Makassar

Tempat wisata di Makassar - Pulau Samalona
Sumber: instagram.com/ijalee_

1. Pulau Samalona

Bisa dibilang Pulau Samalona adalah pulau yang paling ngetop di gugusan Kepulauan Spermonde. Pulau dengan ukuran mini yang dikelilingi pantai berpasir putih ini terkenal akan pemandangannya yang amat indah. Di sini kalian juga akan menemukan banyak terumbu karang yang cantik, terutama di bagian utara pulau, sehingga jadi tempat ideal untuk ber-snorkeling ria. Untuk ke sana Kalian dapat menyewa perahu dari penduduk sekitar Pantai Losari, Makassar dengan tarif antara Rp. 300.000 – Rp. 500.000 PP/perahu (kapasitas 10 orang). Waktu tempuhnya adalah sekitar setengah jam perjalanan.

Tempat wisata di Makassar - pulau lae-lae
Sumber: instagram.com/tirzagsprz

2. Pulau Lae-Lae

Kalau tak melihatnya sendiri, Anda mungkin tak akan percaya bahwa ada puing-puing peninggalan Jepang di pulau seindah ini. Pada masa Perang Dunia, pulau yang berjarak hanya 1,5 km dari Pantai Losari ini digunakan sebagai salah satu benteng pertahanan. Makanya jangan heran apabila Anda akan menemukan berbagai situs sejarah, seperti batu pemecah ombak berbentuk segitiiga, juga sebuah terowongan yang konon terhubung langsung dengan benteng Fort Rotterdam di Kota Makassar. Selain melihat jejak sejarah, aktivitas yang bisa Anda lakukan di sini adalah menyelam, snorkeling, dan pastinya menikmati sunset. Untuk ke sana pulau ini dapat ditempuh selama kurang lebih 10 menit menggunakan perahu motor nelayan dari dermaga kayu Bangkoa atau dermaga depan Fort Rotterdam, Makassar. Biayanya sekitar Rp15.000,- per orang.

Tempat wisata di Makassar - Benteng Fort Rotterdam
Sumber: instagram.com/jorgy_ali

3. Fort Rotterdam

Benteng bersejarah yang merupakan salah satu ikon Kota Makassar ini berdiri sejak tahun 1545. Setelah diadakan restorasi, kini Fort Rotterdam termasuk salah satu peninggalan arsitektur Belanda yang paling terawat dan terjaga di Indonesia. Area pertama yang wajib dikunjungi di kompleks benteng ini adalah Museum Negeri La Galigo yang menyimpan beberapa artefak dan peninggalan kuno, seperti perahu tradisional, berbagai artefak dari Tana Toraja, alat musik kuno, sampai kostum-kostum tradisional.  Jangan lewatkan pula untuk singgah ke galeri seni di mana Anda dapat melihat langsung Daeng Zaenal Beta melukis dengan media tanah liat. Fort Rotterdam terletak di Jl. Ujung Pandang No.1, Bulogading, Makassar, Sulawesi Selatan. Sekitar 1 km dari pantai losari.

Tempat wisata di Makassar - Trans Studio Makassar
Sumber: instagram.com/marwahhb

4. Trans Studio Makassar

Trans Studio Makassar merupakan taman hiburan indoor terbesar kedua di Indonesia setelah Trans Studio Bandung, dan merupakan yang paling besar di kawasan timur Indonesia. Kompleks hiburan raksasa ini memiliki lebih dari 20 macam wahana yang terbagi dalam 4 kawasan – beberapa di antaranya bahkan tak kalah dengan yang ada di Universal Studios maupun Disneyland! Tiket masuk Rp. 100.000-Rp. 150.000 , tempat ini terletak di Jl. Metro Tj. Bunga No.28, Maccini Sombala, Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.

Tempat wisata di Makassar - Pantai Akkarena
Sumber: instagram.com/dhiankartika_

5. Pantai Akkarena

Tak ada tempat yang lebih mengasyikkan untuk menikmati pemandangan matahari terbenam selain di pantai. Berjarak sekitar 10 menit berkendara dari pusat Kota Makassar, Pantai Akkarena menyuguhkan perpaduan antara pantai berpasir hitam serta lembayung senja yang romantis. Begitu matahari sudah menghilang ditelan cakrawala, Anda lanjut menikmati berbagai fasilitas yang ada di sekitar pantai ini, seperti arena bermain anak, warung untuk nongkrong, sampai restoran yang menyuguhkan hiburan live music karena malam masih panjang!

Tempat wisata di Makassar - Tanjung Bayang
Sumber: instagram.com/fijhifajriah_

6. Tanjung Bayang

Tanjung bayang terletak di kelurahan barombong, pantai tanjung bayang merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi wisatawan dan ada di kawasan metro tanjung bunga Makassar. Pantai tanjung bayang adalah salah satu tempat wisata favorit kota Makassar selain karena akses yang cukup dekat, pantai ini juga memberikan suasana yang cukup nyaman dengan deburan ombaknya.

Tempat wisata di Makassar - Benteng Somba Opu (1)
Sumber: instagram.com/ifaafifa16

7. Benteng Somba Opu

Benteng Somba Opu merupakan salah satu objek wisata bersejarah di Makassar. Benteng ini adalah salah satu benteng dari beberapa benteng-benteng yang dimiliki kerajaan Gowa. Saat ini, di dalam benteng di bangun kawasan agrowisata berupa kumpulan beberapa rumah adat dari seluruh Sulawesi Selatan. Tempat ini terletak di Jalan Dg. Tata Kelurahan Benteng Somba Opu Kecamatan Barombong. Benteng Somba Opu di bangun bersebelahan dengan Sungai Je’ne Berang sekita 6 km dari pusat Kota Makassar.

Tempat wisata di Makassar - Pantai Losari
Sumber: instagram.com/isyearifianti/

8. Pantai Losari

Nah, ini dia tempat wisata yang paling terkenal di Makassar. Pantai Losari merupakan ikon kota Makassar. Keunikan dan keistimewaan pantai losari yaitu kalian dapat menyaksikan pemandangan indah matahari terbit dan matahari terbenam. Sembari menunggu, kalian bisa menikmati berbagai macam jenis makanan seafood khas Makassar dan dan kalian juga bisa menikmati malam di pinggir pantai losari dengan jajanan khas Makassar yaitu pisang epe’.

Tempat wisata di Makassar - Bugis Water Park
Sumber: instagram.com/mbu_fc

9. Bugis Waterpark

Bugis waterpark merupakan tempat wisata air terbesar di kota Makassar, dengan desain lingkungan alam untuk membangun kedekatan dengan alam. Bugis waterpark memiliki beranekaragam wahana yang bisa kita nikmati dengan tiket masuk sebesar Rp. 100.000-Rp. 160.000. Tempat wisata ini terletak di perumahan bukit baruga, Jl. Sektor Mahamero No. 1 Makassar.

Tempat wisata di Makassar - Gowa Discovery Park
instagram.com/aina.yusuf03

10. Gowa Discovery Park

Gowa Discovery Park juga merupakan tempat wisata air di Kota Makassar. Tiket masuknya hanya Rp 70.000 per orang. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Benteng Somba Opu, kalian juga dapat menikmati taman satwa yang tersedia didalamnya. Aneka jenis burung, dan reptil bisa kalian temukan dan ajak berfoto bareng di Gowa Discovery Park.

Itu dia 10 tempat wisata yang bisa kalian kunjungi di Makassar, jadi sudah siap berwisata? Ayo, liburan ke Makassar

Pasa’ Tedong Toraja, Pasar Bertransaksi 1 Miliar Perhari

Liburan ke Toraja - Pasa' Tedong 2

Pasa’ Tedong Toraja, Pasar Bertransaksi 1 Miliar Perhari – Salah satu daerah yang menyimpan pesona budaya yang tinggi adalah Toraja. Semua proses adat yang ada di Toraja memiliki daya tarik yang hebat tidak hanya untuk wisatawan lokal, wisatawan internasional pun seperti berlomba untuk mengunjungi Toraja.

Liburan ke Toraja - Pasa' Tedong
(Sumber: dimasprakoso.com)

Sebuah tempat yang sangat unik, yang wajib kalian kunjungi saat liburan di Toraja adalah Pasa’ Tedong (pasar kerbau). Pasa’ Tedong adalah tempat berkumpulnya pedagang dan pembeli kerbau yang hari pasarnya berlangsung setiap hari selasa dan sabtu.

Biasanya pedagang dan pembeli lebih ramai pada hari sabtu, sedangkan pada hari selasa tetap merupaka hari pasar, namun tidak seramai pada hari sabtu karena pedagang kerbau yang berasal dari luar Toraja kesulitan pada biaya transportasi yang tinggi jika hari bolak-balik 2x seminggu. Selain itu alasan space untuk berjualan juga tidak banyak. Pedagang kerbau sering berjualan dibawah pohon di wilayah Pasa’ Tedong.

Kondisi Pasa’ Tedong tidak seperti pasar tradisional lainnya yang disediakan atap, dan lapak berjualan oleh pengelola pasar. Sebagian besar Pasa’ Tedong merupakan hamparan tanah lapang, hanya ada sekitar 20% saja yang ada atapnya. Para pedagang membawa turun semua kerbau jualannya ke tanah lapang untuk kemudian menunggu ada pembeli yang tertarik dengan kerbau jualannya. Jumlah kerbau pada hari sabtu di Pasa’ Tedong bisa mencapai 1200-an ekor kerbau.

Kerbau yang ada di Pasa’ Tedong tidak hanya dari Kabupaten Toraja saja, kabupaten sebelah misalnya Mamasa, dan Luwu Utara juga turut serta dijual disana. Para pedagang biasanya mencari kerbau di pedesaan, kemudian dijuallah kerbau-kerbau tersebut di Pasa’ Tedong.

Kerbau yang dijual di Pasa’ Tedong pada umumnya hanya untuk upacara tradisional di Toraja. Kesempurnaan fisik dari seekor kerbau disini sangat terjaga, kerbau yang biasanya digunakan untuk membajak sawah tidak dijual di Pasa Tedong dengan alasan fisiknya sudah tidak sempurna lagi, misalnya ada patahan ditanduk, bekas luka di kaki atau badannya. Fisik yang sempurna, terawat, dan tanpa lecet akan meningkatkan harga seekor kerbau.

Harga seekor kerbau di Pasa’ Tedong bisa kalian dapatkan mulai harga jutaan rupiah, sampai angka miliaran rupiah. Harga kerbau yang paling murah disini namanya tedong hitam dengan harga kisaran 12 juta rupiah. Selanjutnya ada kerbau dengan jenis tedong sori yang bisa didapatkan dengan harga 26 juta rupiah, dan harga kerbau yang paling mahal dimiliki oleh kerbau jenis tedong lotong boko dengan harga menembus ratusan juta rupiah.

Tidak hanya kerbau yang dijual di Pasa’ Tedong, tali kerbau dan rumput sebagai pakan juga dijual disini. Tali kerbau disini dijual mulai Rp 8.000 – Rp 50.000. Rumput di Pasa’ Tedong banyak dijual dalam ukuran karung. Penjualnya malah dari luar Toraja juga

Pasa’ Tedong memiliki banyak keunikan. Harga jual yang tinggi membuat angka transaksi perhari di Pasa’ Tedong bisa menembus 1 miliar rupiah. Bayangkan saja jika ada 10 ekor kerbau jenis tedong boko yang laku, maka angka transaksi sudah pasti akan tembus dalam sehari, belum lagi dengan transaksi untuk kerbau jenis lain.

Keunikan lainnya dari Pasa’ Tedong adalah setiap transaksinya dilakukan secara tunai. Setiap transaksi jual beli dilakukan secara tunai dengan nilai puluhan juta rupiah. Mereka berlandaskan rasa saling percaya, namun tetap dilakukan secara berhati-hati. Bahkan ada yang melakukan transaksi sambil berjongkok disamping mobil truk dari penjual kerbaunya.

Selain itu Pasa’ Tedong juga punya keunikan lainnya yaitu menjadi  salah satu pasar hewan terbesar di Indonesia. Menurut salah satu penelitian dari Universitas Kristen Duta Wacana, luas dari Pasa’ Tedong lebih dari 1 Ha, dan dapat menampung hingga 1200-an ekor kerbau.

Jika kalian sedang ingin berliburan ke Toraja, sebaiknya kalian merencanakan kunjungan ke Pasa’ Tedong. Pasa’ Tedong bisa kalian temukan di Kecamatan Tallunglipu, Kab toraja utara setiap hari selasa dan sabtu. Pasa’ Tedong buka mulai dari jam 07.00 pagi sampai jam 04.00 sore.

Kalian bisa menggunakan jaringan internet cepat 4G XL di Toraja untuk menemukan lokasi Pasa’ Tedong di google maps nanti.

5 oleh-oleh khas Makassar yang wajib kalian bawa pulang (2)

Oleh-oleh khas Makassar - Tenun sengkang

5 oleh-oleh khas Makassar yang wajib kalian bawa pulang (2) – Biasanya ketika mengunjungi suatu daerah kita mencari apa yang menarik dari daerah tersebut untuk bisa kita bawa pulang sebagai cenderamata bahwa kita pernah menginjakkan kaki disana.

Nah, bagi teman-teman yang ingin menjadikan Makassar sebagai destinasi wisata, dan ingin berburu oleh-oleh berupa cendramata. Sebelumnya kami telah membahas oleh-oleh kuliner dari Makassar. Berikut ini hal unik dari Makassar yang bisa kalian bawa pulang.

5 Oleh-oleh Khas Makassar yang Wajib Kalian Bawa Pulang

Oleh-oleh khas Makassar - Minyak Tawon
(sumber: minyaktawon.co.id)

1. Minyak Tawon

Minyak gosok khas Makassar memang telah ada sejak tahun 1912 sehingga tak heran jika hingga saat ini minyak tawon menjadi salah satu oleh-oleh khas Makassar yang tidak boleh terlewatkan. Minyak satu ini memang bisa dibeli di apotek-apotek seluruh Indonesia. Namun, tetap saja minyak tawon yang berasal dari kota aslinya memiliki kualitas yang lebih baik.

Makassar adalah kota yang menjadi penghasil minyak tawon. Bahkan, minyak gosok untuk mengatasi bisul atau gatal ini bisa Anda jumpai di pusat oleh-oleh yang biasa menjual makanan kering. Uniknya, minyak tawon yang dijual di Makassar menawarkan ukuran kemasan mulai dari yang kecil hingga yang sangat besar. Di samping itu, ada juga beberapa pilihan aroma untuk minyak gosok yang satu ini.

Harga: Rp. 66.000 – Rp. 185.000 (pengiriman dari Makassar)
Pemesanan Minyak Tawon: KLIK DISINI

Oleh-oleh khas Makassar - Tenun sengkang 2
(sumber: tokopedia.com)

2. Sarung Bugis

Buah tangan yang satu ini cocok diberikan untuk ayah tercinta, atau adik tersayang. Sarung tenun Bugis ini memang memiliki corak khas Bugis dengan warna warni yang amat menarik. Meski tipis, tapi tetap nyaman dipakai dan juga tidak menimbulkan rasa gerah walau lama dikenakan.

Harga: Rp. 66.000 – Rp. 185.000 (pengiriman dari Makassar)
Pemesanan Sarung Tenun Bugis: KLIK DISINI

Oleh-oleh khas Makassar - Handicraft Toraja
(sumber: pixamola.com)

3. Handicraft Toraja

Di Kota Makassar juga terdapat banyak yang menjual berbagai handicraft Toraja. Dari berbagai handicraft ini merupakan ukiran kayu, lukisan, gantungan kunci, baju khas Toraja, bahkan untuk sekedar tempat tissue juga ada yang dibuat dengan sentuhan budaya Toraja.

Harga Kopi Toraja: Rp. 12.500 (pengiriman dari Toraja)
Pemesanan Kopi Toraja: KLIK DISINI

Oleh-oleh khas Makassar - Sarung Bugis
(sumber: tenunsengkang.com)

4. Kain Sutra Sengkang

Kain sutra sengkang ini memang cukup terkenal dengan kualitasnya yang begitu bagus. Sehingga tak heran jika kain sutra sengkang ini dijadikan sebagai oleh oleh khas dari kota Makassar ini. Untuk produksi kain tenun sutra sengkang ini memang ada beberapa macam semi-sutera dan sutera asli. Untuk produk semi sutera merupakan campuran sutera dengan katun. Sedangkan untuk yang sutera asli merupakan murni tenun sutra tanpa adanya campuran bahan yang lain. Bukan hanya dari jenis bahan melainkan juga ada berbagai pilihan warna dan garis-garis yang sangat menarik.

Harga: Rp. 66.000 – Rp. 185.000 (pengiriman dari Makassar)
Pemesanan Sarung Tenun Bugis: KLIK DISINI

Oleh-oleh khas Makassar - souvenir kupu-kupu bantimurung
(sumber: travel.kompas.id)

5. Hiasan Dinding Kupu-Kupu Bantimurung

Cenderamata yang satu ini bisa kalian dapatkan di toko oleh-oleh di Makassar, atau bisa didapatkan langsung saat liburan di Maros. Kalau kalian Berkunjung ke Sulawesi Selatan, Kabupaten Maros merupakan salah satu kabupaten yang terdekat dari kota Makassar. Harga yang ditawarkan untuk hiasan dinding kupu-kupu ini mulai Rp. 30.000 saja kok.

Nah, sudah tahukan apa saja yang bisa kalian bawa ketika telah liburan di Makassar. Selamat hunting oleh-oleh guys!

Menjelajah Wisata Jembatan Gantung Bantimurung

Jembatan gantung bantimurung (headers)

Menjelajah Wisata Jembatan Gantung Bantimurung – Sebagian besar masyarakat Sulawesi Selatan tentunya sudah tahu objek wisata Bantimurung. Salah satu lokasi wisata yang paling terkenal di Kabupaten Maros.

Bagi yang belum tahu Bantimurung ataupun untuk yang sudah pernah ke sana, kalian perlu update nih, kalau tempat wisata yang satu ini punya objek wisata terbaru yang bisa buat kalian merasakan bagaimana berjalan di atas kupu-kupu yang berterbangan.

Jembatan gantung bantimurung
sumber: instagram.com/nuraeni_md

Kurang lebih sekitar setahun, salah satu lokasi yang dulunya digunakan untuk penangkaran kupu-kupu dibuka sebagai objek wisata yang menarik. Kalau dulunya kita cuma bisa lihat berbagai jenis kupu-kupu di tempat ini, sekarang tidak cuma lihat kupu-kupu dan tanaman-tanaman rindang yang mengelilingi di tepi gunung lokasi penangkaran.

Saat ini, kita juga bisa memacu adrenalin sambil menikmati pemandangan dari atas lokasi penangkaran dengan menyebrangi sebuah jembatan gantung.

Terus gimana caranya? Lokasi objek wisata ini bisa lebih dulu kita temui selepas melewati gerbang tempat wisata Bantimurung. Kalian cukup membayar uang tiket masuk sebesar RP. 12.500,- tapi jika kalian kebetulan ingin mengunjungi objek wisata pemandian alam Bantimurung, sebaiknya kalian mengunjungi objek wisata penangkaran kupu-kupu saat akan pulang karena dengan potongan tiket yang kalian gunakan di objek wisata pemandian alam, kalian bisa gunakan untuk masuk ke objek wisata penangkaran, dengan memakai potongan tiket tersebut kalian akan mendapatkan diskon sebesar Rp. 6.000,-.

Jembatan gantung bantimurungBagi kalian yang tertarik mengujungi jembatan gantung di tempat penangkaran kupu-kupu ini, kalian harus sabar, yah, karena jumlah orang yang bisa naik ke atas jembatan itu dibatasi. Biasanya maksimal hanya 150 orang yang bisa dapat tiket untuk naik persesinya. Terus tiap sesi juga dibatasi hanya ada dua sesi yaitu sesi pertama pagi hari pada jam buka yakni pukul 09.00 wita, kemudian sesi kedua selepas istirahat makan siang yaitu pukul 13.30 wita.  Setelah dapat tiket kalian bisa naik sesuai dengan nomor urut yang diberikan oleh petugas tiket.

Jangan khawatir kalian bisa barengan dengan teman-teman kalian saat melintasi jembatan di atas penangkaran asal kan kalian beli tiketnya barengan. Untuk keamanan, tempat ini tidak sekedar membuat kalian berjalan di atas ketinggian, tapi menyediakan pula fasilitas keamanan untuk para pengunjung seperti kalian.

Diatas jembatan nanti kalian bisa menikmati keindahan alam bantimurung yang dikelilingi gunung-gunung dan tanaman asri yang menghiasi penangkaran kupu-kupu. Bagi kalian yang hobi foto tempat ini sangat tepat untuk menambah koleksi foto kalian saat sedang liburan di Sulawesi Selatan.

Apa kalian phobia ketinggian? Tetap semangat yah, jembatan ini aman kok

3 Cafe Keren di Rammang-Rammang Maros

3 Cafe Keren di Rammang-Rammang Maros – Rutinitas yang kita lalui selama sepekan tentunya kadang membuat kita jenuh. Weekend adalah kesempatan yang paling sering kita manfaatkan untuk menyegarkan pikiran, atau sekedar menikmati waktu untuk berleha-leha.

Kalau kalian merasa bosan tiap akhir pekan jalan di Mall terus, atau sudah menjelajahi semua tempat wisata di Makassar. Mungkin saatnya kalian bergeser sedikit ke sebelah timur Kota Makassar.

Kalian mungkin pernah mendengar daerah wisata Batu Kars Rammang-rammang yang terletak di Kabupaten Maros. 

Tempat ini selain menawarkan panorama alam yang sungguh menakjubkan, kita juga bisa menjadikan tempat ini sebagai salah satu lokasi nongkrong yang asik. Kalau biasanya kalian nongkrong di cafe yang ada di kota atau di mall, kalian juga bisa menikmati cafe di alam terbuka seperti yang ada di Rammang-Rammang.

Berikut cafe yang berlokasi di kawasan wisata Rammang-rammang, dan yang mungkin bisa jadi pilihan kalian untuk menghabiskan akhir pekan!

3 Cafe Keren di Rammang-Rammang Maros

1. Cafe Batu

Cafe Batu Rammang
Sumber: facebook.com/apryl.punkyz

Diantara 3 cafe yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan di daerah Rammang-Rammang, Cafe Batu merupakan salah satunya, Cafe ini adalah cafe yang paling pertama ditemui dari ketiga cafe yang kami rekomendasikan ketika kalian memasuki wisata Batu Kars Rammang-Rammang.

Dari namanya saja sudah bisa kita tebak, pasti tidak jauh-jauh dari batu deh. Yup! Memang benar, cafe ini berada di atas sebuah batu yang lumayan besar dan ada di pinggir jalan yang merupakan yang kita lalui menuju rute wisata Rammang-Rammang.

2. Cafe Puncak

cafe rammang rammang maros
Sumber: instagram.com/alhe_j.mac/

Nah, ini dia salah satu cafe yang juga nge-hits di social media yang berlokasi Rammang-Rammang. Namanya juga Cafe Puncak, yah lokasinya di atas puncak gitu. Kita mesti menaiki tangga untuk sampai di atas. Banyak yang sampai ngos-ngosan untuk sampai di Cafe Puncak tapi kalau sudah di atas puncak lelah kita seketika akan terbayarkan.

Pemandangannya yang sangat keren, kita bisa melihat gunung-gunung menjulang yang mengelilingi rammang-rammang sambil menikmati segelas minuman dingin ditambah lagi semilir angin sepoi-sepoi jika kalian berkunjung di sore hari. Bagi yang paranoid dengan ketinggian jangan coba-coba liat ke bawah yang kalau sudah berada di Cafe Puncak.

3. Cafe Eco Lodge and Coffe

cafe rammang rammang maros
Sumber: facebook.com/dhila.mhoesajaa

Cafe yang satu ini terletak paling dalam jika dibandingkan dengan cafe yang lain. Tempat ini salah satu tempat nongkrong favorit juga di Rammang-Rammang. Lokasinya berada di tepi sungai yang akan dilalui ketika mengelilingi Rammang-rammang, jika kita berkeliling dengan menggunakan perahu.

Tempat ini juga terdapat penginapannya. Jika kalian memang berniat untuk liburan di rammang-rammang, kalian bisa menyewa yang ada disini. Cafe ini bisa juga kalian kunjungi dengan berjalan kaki jika kalian tidak ingin menggunakan perahu.

Nah, itulah tadi beberapa cafe yang bisa kalian jadikan pilihan untuk tempat nongkrong untuk weekend selanjutnya. Kalian bisa foto-foto dengan pemandangan yang keren sambil ngumpul bersama teman-teman, atau keluarga tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar.