Surat Inspirasi dari Sulawesi

Kepada adik-adikku di Kabupaten Tulang Bawang Barat

Salam kenal, nama kakak Dimas. Kakak tinggal Pulau Sulawesi. Lebih tepatnya di Kota Makassar. Kalau adik-adik melihat peta, lihatlah salah satu pulau besar yang tepat berada di sebelah kanan pulau Kalimantan. Pulau Sulawesi itu pulau yang bentuknya seperti huruf “K”, tapi pulaunya memiliki jambul. Nah, di ujung bawah sebelah kiri pulau Sulawesi, disana lah letak Kota Makassar. Tempat tinggal kakak dan Penyala Makassar yang lainnya.

Adakah diantara kalian yang hobi menulis? Kakak hobi menulis, loh. Puisi, cerpen dan cerita pengalaman sehari-hari suka kakak tulis. Kakak suka kalau tulisan yang kakak buat dibaca oleh orang-orang lainnya. Sama seperti surat ini. Kakak senang ketika diajak untuk menulis surat kepada kalian. Kakak senang ketika menulis surat, terkirim dan dibaca bersama teman-teman sekelas. Rasanya sangat menyenangkan.

Buku Makassar Menyala
Buku Makassar Menyala

Kakak dan kakak Penyala Makassar pernah berinisiatif membuat buku. Rasanya seperti mimpi mendengarkan ajakan seorang teman membuat buku. Akhirnya, kakak ikut kedalamnya. Didalam pembuatan buku ini, kakak bersama 21 kakak Penyala Makassar menyumbangkan tulisan sederhana kami tentang kegiatan mendonasi buku. Allhamdulillah.. buku ini laku di pasaran. Hasil penjualan buku ini kami donasikan untuk membuat kegiatan Penyala Makassar. Berarti, selain hobi menulis tersalurkan (semoga) amal dari hasil kegiatan sosial kemarin ikut lancar mengalir. Apakah kalian tidak ingin seperti ini? Menjadi penulis, membuat buku?

Menulis itu tidak sulit, kok. Cukup perbanyak membaca buku dan mulailah menulis. Tapi, tunggu dulu, kalian suka membaca buku kan? Jika kalian ingin menjadi penulis, tapi tidak suka membaca akan sangat kurang kualitas hasil tulisannya.

Ketika pulang sekolah datanglah ke rumah bapak/ibu Pengajar Muda untuk membaca buku-buku yang tersedia. Ketika kalian diajak untuk membantu menyadap karet dikebun oleh bapak/ibu, bawalah salah satu buku untuk menemani kalian disana. Buku bacaan atau buku tulis bawa saja kesana. Biar ketika kalian sedang istirahat kalian bisa menghabiskan waktu dengan membaca atau menulis pengalaman-pengalaman yang diingat. Ceritakan lah melalui tulisan dari pengalaman yang telah kalian alami kepada kami, kakak-kakak yang terpisah oleh lautan luas. Ceritakanlah pengalaman itu dengan tulisan ke teman-teman yang lain, yang berada diluar kampung kalian.

Sampai disini dulu perkenalan kakak Dimas dari Makassar. Kakak di Makassar akan menunggu cerita pengalaman kalian melalui tulisan surat. Caranya mengirimnya bagaimana? Jangan pikirkan itu dulu, menulislah saja. Jika tulisannya sudah selesai segera berikan kepada bapak/ibu Pengajar Muda. Biarkan bapak/ibu Pengajar Muda mengirimkannya ke kakak di pulau seberang, Pulau Sulawesi.

Tertanda
Dimas Prakoso
(kakak kalian dari Sulawesi)

NB: Kakak mau memberikan satu lagi. Ini lirik lagu kesukaan kakak, judulnya “Guruku Tersayang”.

Judul: Guruku Tersayang

Pagiku Cerahku
Matahari bersinar
kugendong tas merahku
di pundak

Selamat pagi semua
kunantikan dirimu
di depan kelasmu
menantikan kami

Reff :
Guruku Tersayang
Guru tercinta
Tanpamu apa jadinya aku
Tak bisa baca tulis
Mengerti banyak hal
Guruku terimakasihku

Nyatanya diriku
Kadang buatmu marah
Namun segala ma’af
Kau berikan

[soundcloud url=”http://api.soundcloud.com/tracks/94879622″ params=”” width=” 100%” height=”166″ iframe=”true” /]

Komentar

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.