7 Cara Cepat Panen Lele dengan Biaya Operasional Rendah - Penebaran Lele dengan Kepadatan Tinggi - Kolam ikan makassar headers

7 Cara Cepat Panen Lele dengan Biaya Operasional Rendah

7 Cara Cepat Panen Lele dengan Biaya Operasional Rendah – Permintaan lele di berbagai daerah cukup tinggi. Pasalnya, ikan ini merupakan salah satu komoditas konsumsi harian masyarakat yang sangat digemari. Tingginya tingkat konsumsi ikan lele, permintaan di pasaran pun tak pernah sepi. Hal tersebut membuat pasokan ikan lele terserap habis. Pembudidayaan ikan lele tidak membutuhkan modal yang banyak, namun memiliki prospek usaha yang menjanjikan. Besarnya peluang keuntungan usaha ikan lele, menarik perhatian orang banyak dalam mengembangbiakan salah satu ikan air tawar tersebut.

Budidaya ikan lele dianggap oleh kebanyakan orang sebagai budidaya ikan air tawar yang paling mudah dilakukan. Sebagaimana ikan air tawar lainnya, ikan lele dapat dibudidayakan di kolam semen, kolam lumpur, kolam terpal, maupun media kolam lainnya. Ikan lele bisa hidup pada kolam yang memiliki kepadatan cukup tinggi, sehingga dapat dibudidayakan dalam pekarangan yang terbatas. Dengan modal yang kecil, budidaya lele dapat dilakukan dengan seminimal mungkin, misalnya kolam dibuat dengan terpal, makanan dicarikan dari sumber makanan alami, dan upaya lainnya.

Dalam upaya meningkatkan produktivitas ikan lele, kamu perlu mengetahui perawatan harian budidaya ikan tersebut. Perawatan ikan lele di kolam pada umumnya tidak serumit ikan air tawar lainnya. Namun jika pelaku usaha sama sekali tidak paham, bisa dipastikan panennya akan gagal.

Berikut 7 cara cepat panen lele dengan biaya operasional rendah yang perlu diperhatikan:

1. Penebaran Lele dengan Kepadatan Tinggi

Penguasaan teknik-teknik budidaya lele menentukan jumlah kepadatan tebar dan tingkat keberhasilan masa panen yang dihasilkan. Kendala-kendala yang dialami oleh para petani pemula, yaitu kebiasaan tebar yang rendah, yakni di bawah 200 ekor/m³ air.

Lantas bagaimanakah melakukan tebar lele dengan kepadatan yang tinggi, yaitu 200 ekor/m³ lebih dengan pertumbuhan dan kesehatan ikan yang terus optimal?

Lantas bagaimanakah melakukan tebar lele dengan kepadatan yang tinggi, yaitu 200 ekor/m³ lebih dengan pertumbuhan dan kesehatan ikan yang terus optimal?

  • Kamu perlu mengerti sifat dan karakter jenis ikan yang akan dibudidayakan, kebiasaan makan, kebiasaan hidup, mudah stres atau tidak bila dibudidayakan dengan kepadatan yang tinggi.
  • Menguasai teknik manajemen atau pengaturan kualitas air.
  • Dapat menghitung jumlah pakan yang diperlukan.
  • Mempersiapkan sarana yang sesuai dengan kepadatan tebar bibit ikan, karena tingkat kepadatan ikan sangat menentukan prasarana yang diperlukan, tentunya akan mensegmentasi sistem budi daya yang akan dijalankan.

2. Pemberian Vaksinasi

Cara-cara vaksinasi sebelum benih ditebarkan adalah untuk mencegah penyakit karena bakteri. Sebelum ditebarkan, lele yang berumur 2 minggu dimasukkan dulu ke dalam larutan formalin, dengan dosis 200 ppm selama 10-15 menit. Setelah divaksinasi, lele tersebut akan kebal selama 6 bulan.

Pencegahan penyakit karena bakteri juga dapat dilakukan menyuntik terramycin 1 cc untuk 1 kg induk. Sedangkan pencegahan penyakit karena jamur dapat dilakukan dengan merendam lele dalam larutan Malachite Green Oxalate 2,5-3 ppm selama 30 menit.

3. Penambahan Air Kolam

Bila air dalam kolam berkurang karena proses penguapan, tambahkan air hingga tinggi air kembali pada posisi normal. Penambahan air dilakukan dari tinggi awal 30 cm hingga menjadi 60 cm, secara bertahap setiap bulan (dalam sebulan, air perlu ditambah setinggi 10-15 cm).

Air kolam setinggi 30 cm merupakan kondisi ketinggian air saat benih dimasukkan ke dalam kolam. Sedangkan, tinggi air kolam 60 cm merupakan ketinggian air saat ikan memasuki usia 3 bulan. Kamu bisa menggunakan air sumur bor untuk penggunaan air di kolam ikan.

4. Menjaga Kualitas Air Kolam

Keruhnya air kolam dapat mengganggu nafsu makan ikan menurun. Hasilnya, pertumbuhan melambat dan cenderung mudah mengalami stres. Untuk memulihkan kembali nafsu makan, jernihkan air kolam dan terus jaga kualitas airnya. Dalam menjaga kualitas air, penggantian air dilakukan saat air mulai tampak kotor.

5. Tanaman Pelindung dalam Kolam

Tanaman pelindung di dalam kolam berfungsi untuk melindungi lele dari terik sinar matahari, dan sebagai makanan tambahan bagi lele. Selain itu, tanaman juga dapat mengisap kotoran di dalam air. Jenis tanaman pelindung yang biasa digunakan yakni apu-apu dan eceng gondok.

6. Pakan

Lele termasuk jenis karnivora (pemakan daging). Pakan ikan lele berupa pakan alami dan pakan tambahan. Pakan alami seperti cacing, kutu air, jentik-jentik atau larva, dan siput kecil. Pemeliharaan ikan lele di kolam budidaya dapat diberikan makanan tambahan berupa sisa-sisa makanan keluarga seperti daun kubis, tulang ikan, tulang ayam yang dihancurkan, bangkai, dan usus ayam. Pembudidaya ikan lele rata-rata sekarang ini mengandalkan usus ayam serta pakan buatan atau pelet yang dibeli di pasaran.

Selama ini, usus ayam di rumah potong ayam hanya menjadi limbah. Tapi kini kita bisa memanfaatkannya sebagai pakan yang kaya protein untuk ikan lele. Pemberian usus ayam sebagai pakan ikan lele juga dapat menghemat pengeluaran bagi para pembudidaya ikan lele. Pemanfaatan limbah usus ayam merupakan salah satu alternatif penyediaan sumber pangan kaya protein bagi lele, sekaligus mengurangi dampak buruk pencemaran lingkungan.

Selain usus ayam, pakan pelet memudahkan kamu untuk memelihara ikan lele. Perkembangan dan pertumbuhan ikan lele dapat jadi lebih cepat. Pelet merupakan pakan yang dibuat oleh pabrik khusus. Komposisi dalam pelet sudah disesuaikan dengan kebutuhan ikan lele. Campuran bahan dalam pelet biasanya dari aneka tepung, bungkil kedelai, bungkil kelapa, mineral, dedak, minyak dan macam-macam vitamin lainnya. Pelet sudah memiliki takaran nutrisi didalamnya, sehingga memudahkan kamu dalam pembesaran ikan lele.

7. Perhatikan Suhu

Ikan lele hidup dengan baik di dataran rendah sampai daerah perbukitan yang tidak terlalu tinggi. Pertumbuhan lele agak lambat apabila suhu tempat hidupnya terlalu dingin.

Demikianlah langkah-langkah perawatan ikan lele, agar cepat panen dengan biaya operasional rendah. Perawatan yang baik sangat menentukan keberhasilan kamu dalam budidaya pembesaran lele. Jadi kamu perlu memahami hal tersebut dengan baik dan melaksanakannya dengan cermat, agar lele dapat cepat panen serta memiliki kualitas yang baik.

Bagi kamu yang sedang mencari benih Ikan Lele, silahkan order langsung di CV. Kolam Ikan Makassar. Kami juga memiliki produk lainnya, yaitu :

  • Bibit ikan lele
  • Bibit ikan nila
  • Bibit ikan bawal
  • Indukan dan benih lobster air tawar
  • Kolam terpal
  • Ikan air tawar ukuran konsumsi
  • Pakan ikan air tawar

Segera hubungi CV. Kolam Ikan Makassar, untuk mendapatkan benih ikan nila unggul dengan harga murah melalui kontak berikut

Hubungi CV. Kolam Ikan Makassar

Facebook: CV. Kolam Ikan Makassar
Phone /Whatsapp  : 085210822664 atau KLIK DISINI

Alamat:

BTN Mangga Tiga A3/16, Paccerakkang, Kec. Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90241

Apakah kamu ingin memulai budidaya ikan air tawar?

Kalau punya lahan yang cukup, buka kolamnya, tebar bibit ikannya, lalu panen.